PROGRAM AKSI ADAPTASI IKLIM PIPANISASI 1000 M
PMI KABUPATEN GUNUNGKIDUL DUKUNGAN KERJASAMA IFRC
(International Federation Of Red Cross And Red Crescent Soccietes)
Penulis : Sai - 18 Desember 2024
PROGRAM AKSI ADAPTASI IKLIM PIPANISASI 1000 M
PMI KABUPATEN GUNUNGKIDUL DUKUNGAN KERJASAMA IFRC
(International Federation Of Red Cross And Red Crescent Soccietes)
Penulis : Sai - 18 Desember 2024
Wonosari, 18 Desember 2024 -- Saat ini, dunia tengah menghadapi krisis iklim dengan dampak yang nyata pada kehidupan manusia, termasuk pada kesehatan, ketahanan pangan, sumber air, hingga pengungsian akibat perubahan iklim. Mengatasi krisis ini adalah tanggung jawab kita bersama, termasuk PMI yang telah berkomitmen membantu masyarakat dalam menghadapi tantangan ini.
Dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Tahun 2024 Palang Merah Indonesia memilih Tema “Aksi Adaptasi Iklim” Tema ini menekankan bahwa aksi kemanusiaan tidak hanya pada penanganan krisis kesehatan dan bencana namun PMI juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga, memperkuat peran dalam mitigasi dan adaptasi. Melalui edukasi kepada masyarakat, peningkatan kesiapsiagaan dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk membangun sistem menghadapi perubahan iklim. Dengan mengangkat tema Aksi Adaptasi lklim, kegiatan PMI tahun ini difokuskan pada kegiatan-kegiatan yang signifikan untuk mengurangi dampak krisis iklim, yaitu:
- Penanaman pohon sebagai aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan;
- Penyebaran pesan-pesan adaptasi iklim untuk meningkatkan kesadaran masyarakat;
- Pemberdayaan masyarakat untuk bersama-sama melakuan kegiatan adaptasi perubahan
Dalam rangka Aksi Adaptasi iklim tersebut Palang Merah Indonesia Kabupaten Gunungkidul mendapatkan dukungan kerjasama dengan IFRC (International Federation Of Redcross And Red Cressent Soccieties) melaksanakan pemberdayaan masyarakat melalui Program Pipanisasi Pengangkatan Sumber Air sejauh 1000 m, di Dusun Jelok, Kalurahan Watugajah, Kapanewon Gedangsari. Dengan jumlah penerima manfaat yakni 40 rumah di RT06 dan RT07 dengan jumlah jiwa penerima manfaat sebanyak 119 Jiwa. Pelaksanaan Program Pipanisasi 1000 m ini dilaksanakan pada Bulan November – Desember 2024. Dengan progress pelaksanaan 90% (sembilan puluh persen).
Program Aksi Adaptasi iklim Pipanisasi 1000 m ini bermula dari penanggulangan kekeringan yang biasanya hanya dilaksanakan dengan Droping Air/Distribusi Air bersih dimasyarakat dan tanpa upaya parsipatif oleh masyarakat. Masyarakat menjadi sebatas penerima manfaat, maka dari itu perlu dilakukan upaya mitigasi dan pemberdayaan masyarakat agar dapat tangguh dalam menghadapi perubahan iklim.
Bentuk pelaksanaan & pengelolaan Program Pipanisasi 1000 m dukungan IFRC ini adalah Swadaya. Sehingga pelaksana utama program pipanisasi ini adalah Masyarakat. Dengan hal tersebut masyarakat dapat beperan aktif dalam pelaksanaan program mulai perencanaan, pelaksanaan dan monitoring hingga evaluasi.